My Heart for You 1

kimi ni todoke

kimi ni todoke

 MY HEART FOR YOU 1

Author           : pipit

Cast                : Cho Kyuhyun

                         Park Hye Soo

Genre             : Romance, School Life

Rating             : PG 15

Length            : Twoshoot

Hai-hai kali ini aku membuat ff terinspirasi film animasi/kartun jepang kimi ni todoke. Ada yang tau?? Kalau belum disarankan untuk menonton. Itu ceritanya sweet banget. Gak bakal nyesel deh nontonnya..hehe. ff kali ini sedikit banyak mengenai animasi itu, tapi akan aku ubah sedikit demi sedikit atau banayak? Aku juga gak tau. he. Kalau kurang puas, harap maklum aja ya.., dan silahkan nonton film aslinya. Hahaha.., Oke langsung aja..

Happy reading..,^^ dan hati-hati banyak TYPO bertebaran..!!! (engga aku baca lagi soalnya.., he)

***

Aku ingin sepertimu

Yang tidak terhalang oleh apapun

Sehingga bisa tersenyum dan menyapa dengan bebasnya…

 

_hye soo_

Namaku Park Hye Soo. Aku bukanlah dari keluarga kaya ataupun miskin. Aku merupakan anak tunggal. Satu-satunya temanku adalah ayah dan ibuku di rumah. Dari kecil orang-orang selalu menghindar dariku. Kenapa?? Mungkin dengan mukaku yang tidak bisa menunjukkan ekspresi. Aku sendiri tidak tau mengapa sangat sulit sekali untuk berekspresi. Sudah berkali-kali aku mencoba tersenyum pada orang, tapi justru orang lari karena ketakutan melihatku tersenyum. Katanya ekspresi senyumku ini seperti hantu. Orangtuaku sudah berusaha membawaku ke dokter, tapi hasilnya tetap sama. Dan sampailah aku saat ini tidak mempunyai teman seorangpun.

Hari ini awal aku duduk di bangku kelas dua Senior High School. Aku bersekolah ditempat yang cukup favorite di Seoul. Kalian jangan berpikir aku yang seperti ini tapi tidak bisa apa-apa.., aku cukup pintar di semua mata pelajaran. Terutama matematika. Aku selalu bisa menemukan rumus-rumus yang lebih mudah untuk dipelajari.

Aku berjalan menuju sekolah. Jarak anatara sekolah dan rumahku tidak terlalu jauh. Cukup naik sekali bus di halte, lalu sampailah aku di jalan yang mengarah ke sekolah. Meskipun jarak antara sekolah dan jalan ini sedikit lebih jauh. Di sepanjang jalan, aku hanya menundukkan wajahku dan berusaha menutupinya dengan rambut panjangku yang hitam. Orang-orang berlalu lalang di depan atau sampingku tanpa mau menyapaku. Hah.. sudah jadi rahasia umum jika aku ini menakutkan. Makanya orang pada takut untuk menyapaku. Menatapku saja mereka takut.

Aku terus berjalan, ketika sampai depan gerbang sekolah aku mendengar suara yang tidak asing lagi denganku. Tidak salah lagi, itu pasti dia. Ku beranikan diri untuk melihatnya, benar saja itu dia. Dia sedang tertawa bersama teman-temannya. Dan seketika dia melihat ke arahku..

“selamat pagi.. hye soo-ssi.” Ucapnya sambil melambaikan tangan dan tersenyum bebas.

“ooo..,see..laam.at paagi kyu..hyun-ssi.” Ucapku terbata-bata. Yah selalu seperti itu. Hanya dia yang mau repot-repot menyapaku selama ini.

Aku sungguh sangat mengaguminya. Dia berbanding terbalik dengan diriku. Aku merasa selalu ada dinding besar yang menghalangiku di depanku ketika aku bertemu dengan seseorang. Sedangkan dia, tidak ada apapun yang menghalanginya dihadapannya. Sehingga ia dengan mudah selalu tersenyum dan menyapa pada semua orang. Itulah sifatnya.., hal itu yang membuat wanita-wanita di sekolah ini sangat mengidolakannya. Bahkan memiliki fans club sendiri untuk dia. Ditambah wajah yang rupawan, membuat ia menjadi pria paling popular di sekolah ini.

Hari ini sonsengnim menyuruh kami duduk sesuai dengan nomor yang diacak. Aku yang tadinya duduk di depan sekarang pindah posisi menjadi di belakang, tepatnya bangku kedua dari belakang. Dan dia yang tak lain adalah kyuhyun, mendapat tempat duduk disampingku. Ya kelas dua ini, kami sekelas. Dan dia sekarang teman sebangku ku.

“hai..” ucapnya padaku lalu duduk disampingku. “kali ini kau akan menjadi teman sebangkuku. Maaf jika nanti kedepannya aku merepotkan.” Ucapnya lagi tersenyum.

“nee..” jawabku sekenanya.

Setelah itu pelajaran dimulai, dan kami sibuk masing-masing memperhatikan pelajaran.

***

3 bulan kemudian

“kyu.., mengapa wajahmu seperti itu.” Tanya eun rim teman di depanku pada kyuhyun yang baru sampai di kelas. Aku yang penasaran mencoba diam untuk tau masalahnya.

Kurasakan ia duduk disebelahku tidak bersemangat seperti biasanya. “hah.., semalaman aku belajar untuk ujian nanti. Tapi ada beberapa rumus yang sulit untukku mengerti.”

Eun rim memutar tubuhnya ke arah kyuhyun. “jangan kau pikirkan kyu. Aku saja yang tidak belajar karena tidak mengerti masih terlihat santai. Coba kau lihat eunmi di sampingku. Ia bahkan lebih mengkhawatirkan make up nya yang luntur di bandingkan ulangan nanti. Dan kurasa anak-anak sekelas terlihat santai. Padahal mereka sama saja sepertiku.” Cerocos eun rim

“yak.., siapa yang kau bilang aku lebih mementingkan make up ku. Aku begini untuk menarik perhatian sonsengnim agar membatalkan ujiannya.” Ucap eunmi tak terima.

“yak kau ini. Mana ada yang seperti itu. Aku saja yang bodoh masih mengerti.” Dumel eun rim.

“hyukjae songsaenim itu kan sedikit yadong, tak salah kan aku mencoba berbagai alternative..”

PLETAKK

“AWW.. rin-ah apa-apan kau. Sakit…” Ucap eunmi marah

“pukulan itu untuk menggeser otakmu yang sedikit melenceng.” Balas eun rim. “yak..kau sung..” belum selesai eunmi membalas eun rim seseorang mengintrupsi mereka.

“kalian ini.., tidakkah kalian diam. Kalian mengganggu tidurku tau..” setelah berucap ia kembali tertidur dengan melipat tangnnya di meja.

Semua melongo ke arah pria yang baru saja bangun itu. Pria itu adalah Donghae yang duduk di belakang hye soo dan kyuhyun.

“ ehmm.. chogi..” ucapku terbata-bata. Kyuhyun langsung menatapku seketika.

“waeyo hye soo?” tanyan kyuhyun lembut.

“kaalau kaau tiidak kebeeratan, bolehhkah aku tau rumuss mmaana yang ttidak kau mengerrti.” Tanyaku pelan dan terbata-bata. Karena sakin pelannya, suaraku hanya terdengar oleh kyuhyun. Sungguh aku sudah berusaha bicara dengan sewajarnya. Tapi tetap saja aku terbata-bata. Aku gugup..

Kyuhyun segera mengambil bukunya di dalam tas. Ia membuka halaman mengenai rumus yang tidak di mengertinya. “ini..” ucapnya sambil memperlihatkannya padaku.

“bolehkahh aaku membantumu.” Huff lumayanlah tidak begitu terbata-bata. Kulihat ia tersenyum lalu menganggukkan kepalanya. Langsung aku beri dia rumus buatanku dan menjelaskannya dengan beberapa contoh.

“WUAHH..” teriaknya gembira setelah aku selesai membatunya. “ini keren.., benar-benar keren.” Sontak semua orang melihat ke arah kyuhyun.

“gomawo hye soo..”ucapnya sambil mengelus kepalaku lembut.

DEGH..

Hatiku berdetak kencang. Mukaku pasti memerah. Kyuhyun yang sepertinya sadar segera menarik tangannya. Dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Ia kembali tertawa.. tapi lebih persis tertawa salah tingkah.

“ada apa kyuhyun.., mengapa kau berteriak-teriak sesenang itu.” Ucap salah satu murid, dan membuat Semua mata menatap kyuhyun. Termasuk eun rim, eunmi dan donghae yang bangun karena teriakkan kyuhyun.

“anii.., aku sangat senang saja bisa mengerti rumus matematika yang paling sulit. Ini karena hye soo membantuku.” Ucap kyuhyun sambil tersenyum bahagia. Setelahnya mereka kembali dengan aktivitas masing-masing, seperti tidak peduli. Padahal mereka semua penasaran dengan pemecahan rumus itu. Tapi karena takut mereka pada hye soo, membuat mereka enggan untuk meminta bantuan hye soo. Tapi tidak dengan eun rim dan eunmi. Mereka mencoba memberanikan diri untuk meminta bantuan pada hye soo. Dan dengan senang hati hye soo membantu mereka.

***

Setelah hasil ulangan dibagikan, semua siswa tampak layu. Tapi tidak dengan hye soo, kyuhyun, eunmi, dan juga eun rim. Mereka mendapatkan nilai yang cukup. Hye soo mendapat nilai yang sempurna, yang kedua kyuhyun. Hanya beda tipis dengan hye soo. Sementara aeumi dan eun rim mereka cukup berbangga karena baru kali ini ia mendapat nilai tujuh puluh untuk ujian matematika. Yang lain tidak percaya dengan keberhasilan nilai eunmi dan eun rim. Dengan ragu-ragu akhirnya mereka meminta hye soo untuk memberikan pelajaran tambahan untuk mereka semua.

Satu bulan kemudian pelajaran tambahan yang diberika hye soo, membuat semua kelas mendapatkan nilai yang cukup memuaskan ketika ujian kedua dilakukan. Mereka berbondong-bondong berterima kasih pada hye soo. Dan untuk kedua kalinya hye soo tersenyum tulus pada orang lain tanpa ada yang merasa takut. Semua mata terfokus pada hye soo, mendadak mereka semua terdiam. Mereka semua terpesona melihat senyum hye soo..’senyumnya bagai bidadari. Cantiknya..’ pikir seluruh siswa-siswi di kelas itu.

***

Kyuhyun POV

Hari ini ujian kedua dibagikan. Mereka semua senang dengan hasil dari pelajaran tambahan yang hye soo ajarkan. Bukan hanya matematika saja, tetapi bahasa inggris pun diajarkan hye soo dengan formula yang lebih mudah. Mereka semua berbondong-bondong berterima kasih padanya, karena hasil ujian mereka semua memuaskan. Aku hanya bisa bersyukur melihatnya.., melihat ia sudah tidak ditakuti lagi dengan teman sekelasnya, walaupun baru sekelas. Sekarang pun hye soo sudah bersahabat dengan eun rim dan eunmi. Eun rim dan eunmi beranggapan bahwa hye soo tidak semenakutkan yang orang bicarakan. Ketika lebih mengenalnya, ternyata hye soo adalah sosok yang sungguh polos dan lucu. Pikir mereka ketika aku menanyakan pendapat tentang hye soo. Dan pertemanan mereka seiring berjalannya waktu berubah menjadi persahabatan.

Orang berbondong-bondong berterima kasih, aku pun ingin melakukannya. Tapi aku urungkan.., aku akan memberikan ucapanku nanti ketika kami berdua saja. Tiba-tiba saja semua pada diam. ‘ada apa?’ pikirku. Semua menatap hye soo. Ku tengok ke arahnya..ternyata..’hah lagi-lagi. Ini yang kedua..’ pikirku. Ia tersenyum tulus pada semuanya. Dan semuanya pada terpesona pada kecantikkan yang dipancarkan hye soo, terutama para namja. Mereka semua terlalu kaget dan tidak percaya, bahwa siswa yang selama ini mereka takutkan, memiliki senyum terindah dibaliknya. Entah kenapa ada rasa tidak rela ketika ia tersenyum pada orang lain. ‘Aku ingin senyum itu hanya untukku’. Gumamku dalam hati.

Flashback

Aku yang baru saja pindah ke korea yang sebelumnya tinggal di jepang beberapa tahun merasa asing dengan keadaan sekitar. Walaupun aku sering mengunjungi kakek dan nenekku ke sini untuk berlibur. Hari ini pertama kali aku masuk sekolah senior high school. Tapi aku bingung menentukan arah sekolahku, karena terdapat dua jalan yang berarah berlawanan. Aku bingung dan jalan ini sungguh sepi. Tapi tiba-tiba ada sebuah seseorang yang memanggilku.

“chogi.., aapa kkau akan ke seekolah Seoul Senior High School ?(maaf nama sekolahnya aku ngasal, he).

“nee.., kau benar.”

“hmm kauu haruss meemilih jalan yang sebelah kanann. I..ikuti saja jalannya kau pasti akan bertemuu se..sekkolah itu.”

“benarkah?? Hah gumawo. Kau sangat membantuku. Aku sangat berterima kasih. Kalau begitu aku duluan ya…” kataku tersenyum lega dan sangat berterima kasih. Aku melihat seragam yang dipakainya sama dengan seragamku, segera aku menambahkan “sampai jumpa kembali..” kataku sambil melambaikan tangan ketika sudah sedikit jauh dengannya.

“omoo..,” aku berdiam ditempatku menghentikan langkahku. Dia tersenyum..”ya tuhan, senyumnya indah sekali. Aku ingin sekali melihat senyumnya itu lagi.” Dari situ aku sungguh terpesona padanya. Tapi setelah ku masuk sekolah, ternyata respon dari siswa-siswi sekolah ini sungguh berbeda. Banyak yang mengacuhkannya karena takut padanya. Begitupun dia, yang baru aku ketahui bernama hye soo dari teman kelasku donghae. Hye soo selalu menundukkan wajahnya dan menyendiri. Ingin sekali aku mengubah keadaan. Membuatnya tersenyum seperti itu lagi. Pasti orang-orang akan terpesona ketika melihat senyumannya itu. Aku akan berusaha untuk membuatmu tersenyum lagi hye soo.., kita liat saja. Ini janjiku..

Aku terus berusaha membuatnya tersenyum dan menatap indahnya dunia. Dengan hal-hal kecil.. seperti menyapanya setiap pagi di depan sekolah. Walaupun kami tidak sekelas, aku selalu menyapanya di setiap ada kesempatan.

Flashback end

***

Aku berjalan sendiri menuju halte. Sebenarnya teman-teman sekelas berencana mengadakan pesta merayakan ujian tadi. Tapi aku ada urusan lain, sehingga tidak bisa ikut acara itu. Aku duduk di halte menunggu bus datang.

“kyuhyun-ssi..” aku kenal suara ini. Aku segera menengok ke arahnya. Benar ia adalah hye soo. Setengah kaget karena ia memanggilku terlebih dahulu “hye soo..” ucapku. Kulihat ia sedikit gugup meliahat kekagetanku. Aku pun cepat-cepat tersenyum padanya. “ada apa?”

“hmm.. itu..” aku melihatnya memainkan jari telunjuknya sambil terus menunduk.

“tidak apa-apa, katakanlah.., ada apa?” aku mencoba untuk menenangkannya. Kulihat ia menarik nafasnya dan mengambil duduk di sebelahku.

“akuu ingin berterima kasih padamu.”

Aku mengernyit bingung. “terima kasih?? Untuk apa?”

“untuk semuanya. Untuk pertama kalinya kau menyapaku tahun lalu. Untuk pertama kalinya kau menyapaku setiap pagi. Untuk pertama kalinya kau meminta bantuanku. Untuk pertama kalinya kau mau menjadi temanku, hingga aku bisa mendapatkan teman lainnya bahkan dua orang sahabat. Dan terima kasih karena dirimu aku sedikit demi sedikit bisa menghilangkan penghalang yang ada didiriku. Itu semua karena dirimu.”

Aku bengong mendapati hye soo yang berbicara panjang lebar dan lancar.

“aaku tidak melakukan apa-apa.” Kataku gugup huff kenapa sekarang aku yang gugup.

“anii.., kau sudah melakukan banyak hal kyuhyun-ssi. Kau tau, aku sungguh mengagumimu. Aku ingin sekali seperti dirimu kyuhyun-ssi. Yang bisa tertawa lepas, tersenyum pada semua orang.” Ucapnya lirih

Aku sungguh tersentuh mendengar ucapannya. “kau pasti bisa hye soo. Bukan menjadi seperti diriku. Tapi menjadi dirimu sendiri. Hanya saja kau harus berusaha untuk membuang jauh-jauh dinding penghalang itu dari dirimu.” Kataku tersenyum lembut. “semangatt hye soo, kau pasti bisa.”

Hye soo mengangguk dan kembali memperlihatkan senyum menawannya itu. Tapi tiba-tiba ada yang memanggilku.

“kyu..” ucap siwon dari arah jalanan di dalam mobil.

Aku yang melihatnya segera berdiri dihadapan hye soo. Menghalanginya dari tatapan siwon dan mungkin saja beberapa orang lainnya di dalam mobil.

“kyu, apa yang sedang kau lakukan? Siapa yang sedang bersamamu?” Tanya siwon penasaran. “sudahlah tidak penting. Yang ingin kutanyakan, benar kau tidak akan ikut dengan kami?”

“tidak won-a.., aku ada urusan lain.” Jawabku cepat.

“baiklah..” setelah itu mobil siwon melaju cepat meninggalkan kyuhyun dan hye soo.

Aku membalikkan badanku ke arahnya. Posisinya yang sedang duduk membuat kepalanya berada didadaku.

DEGH

Ini pertama kalinya aku sedekat ini dengannya. Entah apa yang kupikirkan, aku menundukkan wajahku hingga mencapai telinganya..

“maaf kurasa aku sangat egois. Aku hanya ingin menjadi satu-satunya orang yang bisa melihatmu saat ini. Jadi ijinkan aku melihatmu untuk diriku saja..(kimi ni todoke ep 3)”

***

Hye Soo POV

“maaf kurasa aku sangat egois. Aku hanya ingin menjadi satu-satunya orang yang bisa melihatmu saat ini. Jadi ijinkan aku melihatmu untuk diriku saja..”

DEG

Kenapa aku jadi berdebar-debar. Ya tuhan perasaan apa ini?? Apakah aku.., tidak. Aku hanya mengaguminya saja. Tidak lebih.

Keesokan hari kami berdua terlihat berbeda. Mungkin bukan kami berdua, lebih tepatnya hanya aku. Aku sedikit salah tingkah ketika melihatnya. Kalau kyuhyun, walau awalnya salah tingkah ia terlihat lebih santai. Ia masih tetap menyapaku seperti biasa.

“hye soo..” panggil kyuhyun ketika jam istirahat. Kulihat kelas sudah agak kosong. Eun rim dan eunmi pun sudah tidak ada di tempat. Bukan karena ia meninggalkanku. Itu karena mereka harus berlatih voli untuk mewakili sekolah turnamen minggu depan.

“ne..”

“hmm, soal yang kemarin..” ada jeda dari ucapan kyuhyun.

“tidak apa-apa kyuhyun-ssi. Aku mengerti. Mungkin kemarin kau hanya bercanda dengan ucapanmu kan?” kataku mencoba berpikir positive.

“bukan seperti itu.” Jawab kyuhyun cepat. “yang kemarin itu aku serius.”

Aku kembali dikejutkan oleh ucapan kyuhyun. “aa..pa maksudmu kyuhyun-ssi?”

“akku..,” kyuhyun menarik nafasnya terlebih dahulu sebelum melanjutkannya. “entah bagaimana aku..”

“kyu..”

Belum sempat kyuhyun menyelesaikan ucapannya. Donghae dan siwon menghampiri mereka. “kyu.., ayo ikut denganku.”

“ada apa?” kyuhyun yang tidak merespon ucapan mereka berdua, akhirnya ditarik oleh siwon untuk ikut dengan mereka. “ya..ya..ya, tunggu dulu siapa yang ingin ikut dengan kalian.” Teriakan kyuhyun kencang sekali hingga suaranya terdengar hingga ke kelas, padahal kyuhyun sudah keluar dari kelas yang di tarik oleh siwon.

“huff..”aku hanya bisa menghebuskan nafas dalam-dalam.

***

Kyuhyun POV

“ada apa kau menarikku ke taman ini?” ucap kyuhyun marah. Padahal tadi ia ingin mengucapkan sesuatu yang penting pada hye soo.

Siwon terkejut melihat sahabatnya itu marah. Pasalnya kyuhyun jarang sekali marah. Ia selalu tersenyum pada siapapun selama ini. Mereka heran, apa hanya karena mereka menarik paksa kyuhyun, ia sampe marah segitunya.

“kau kenapa kyu? Kau marah?” Tanya siwon masih dengan keheranan. Sementara donghae sudah duduk di bangku taman. Ia malas meributkan hal yang tidak penting. Ia tadi ikut karena dipaksa siwon untuk segera membawa kyuhyun. Kalau tidak pasti ia sudah tidur.

“sudahlah.., cepat katakan apa yang membuatmu menarikku sampai ke sini?”

“maaf kyu. Sebenarnya bukan kami yang ada keperluan denganmu. Tapi dia..” siwon menunjuk ke arah belakang kyuhyun. Setelahnya siwon dan donghae pergi meninggalkan kyuhyun.

Kyuhyun berbalik untuk melihat siapa yang ditunjuk oleh siwon. “yuna..” ucap kyuhyun terkejut. “apa yang kau lakukan disini?”

Yuna menghampiri kyuhyun. “ne oppa. Aku disini tentu saja untuk bersekolah.” Ucap yuna tersenyum pada kyuhyun. ‘dan untuk mengejarmu.’ Ucap yuna dalam hati.

“bukankah kau sekolah di Jepang?” Tanya kyuhyun tak percaya.

“iya, kau benar oppa. Kalau oppa menanyakannya sebulan yang lalu memang aku bersekolah disana. Tapi kalau hari ini, tentunya aku bersekolah disini.”

“aku tidak mengerti. Maksudmu kau pindah sekolah kesini?? “ yuna menganggukkan kepalanya. “kenapa?”

“karena aku kesepian. Pokoknya dimana ada oppa, disana aku akan tinggal. Jadi oppa, apa kau tidak ingin menyambutku?” ucap yuna manja sambil mengapit lengan kyuhyun.

“yak..yak lepas yuna. Ini sekolah..” ujar kyuhyun panik. Kyuhyun bertambah panik ketika hye soo lewat bersama eun rim dan eunmi . Dan hye soo sempat melihat kyuhyun bersama yuna. Buru-buru kyuhyun menghempaskan tangan yuna kencang. Tapi tetap saja hye soo sudah terlanjur melihat dan sudah menghilang dibalik tembok ketika kyuhyun sudah melepasnya. Kyuhyun bukannya tidak tau maksud kedatangannya yuna. Ia sangat tau. Tapi ia hanya menganggapnya seorang adik. Tidak lebih.., apalagi kini ada seseorang yang sedang dituju hatinya.

TBC

Hehe gimana anehkah??? Di sela pembuatan special gift dan please, love me again aku selip cerita ini. Tadinya mau di buat oneshoot, tapi seru juga klo dibuat twoshoot. Cerita ini sebenarnya udah lama aku buat, tapi belum selesai. Jadi aku buat dua part .. he.

Maaf ya klo cerita ini feelnya kurang ataupun tidak seperti filmnya (maklum namanya kan terispirasi, jadi tidak persis sama). Maaf juga klo ada EYD atau tulisan korea yang tidak sesuai. Untuk sarannya silahkan saja sampaikan ke aku.., aku selalu menerima saran dari kalian semua. ^^ jangan lupa commentnya ya…

Oke sekian dulu..see you next part…

9 thoughts on “My Heart for You 1

  1. masih part awal jadi belum terlalu mendalami
    tapi udah keliatan kyuhyun mulai menaruh hati pada hye soo tapi kyuhyun udah terlanjur dikejar” yuna yang mungkin udah kenal deket ama keluarga cho dan bermaksud lain pastinya

    Like

  2. Wadu ada jg y trnyt org yg sfatny gitu

    Klw d real life aneh jg y

    Iy lbih enak 2shoot biar pnjang
    Yuna tu pacar atau mntan atau cm tmen kyu y eon
    Pdhl kyu sdg PDKT

    DUh untung aja jdulny gitu
    Jdi gx trlalu cmas

    Like

  3. aku tau deh kayak’y…
    yg cewek’y rambtnya panjang trus nutpin muka kaya sadako itu bukan……
    yg temen2nya ampe gurunya sediri ja takut ma dia…. tp ada satu cowok yg beda dan lebih perhatian malah ma dia ampe tu cwek berubah ga nyeremin lagi….
    …. itu bkan ye ….
    mian kalo salah…. 🙂
    lajut trus aku suka banget ma jalan ceritanya

    Like

  4. Aah knp mesti ada orang ketiga ????
    Dikira bakal berjalan mulus… romantis teruuus
    Ternyata….
    Yunanya cuma lewat aja dong…. kan kasian hyesoonya,, dikira php lagi gembulnya
    Ditunggu part selanjutnya 😉 😉 fighting

    Like

  5. Kyu mau nytain prsaanya sma hye soo kan? Tp mlah dtglah wonhae yg menunjkkan yuna . hye soo jg tertrik sma kyu kan???

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s